Jumat, 31 Oktober 2014

Assalamu alaikum wr wb
Kali ini saya akan memposting tentang guru dan murid, mungkin teman teman sudah mengenal mereka kan? Ya jelas lah, oke lanjut.
Guru itu bagaikan majikan dan murid hanyalah sebagai pembantu atau budak, menurut kitab yang saya pelajari di madrasah, guru itu derajata nya lebih tinggi dari pada orang tua kita, jadi guru itu bagaikan manusia paling sempurna menurut kitab. Dan ada juga penjelasan tentang guru lagi bahwa sanya guru itu bagaikan orang yang tidak pernah salah, wow guru itu jadi orang yang tak pernah salah teman, berarti semua yang dilakukan guru itu tidak ada yang salah donk? Padahal terkadang guru masih salah tuh saat mengajar atau pas lagi kegiatan, tapi menurut kitab yang saya pelajari gitu, jadi harus nurut donk hehe, kalau tidak nurut berarti kita tidak nurut saya ulama’ donk? Okeh lanjut.
Dan saat guru menerangkan hendak nya kita memperhatikan pelajaran yang di ajarkan kepada kita, yeah walau kita tidak semangat waktu itu, tapi mau tidak mau harus mau deh. Dan hendak nya guru itu harus mempunyai sifat yang sempurna juga agar murid mudah menerima pelajaran yang diterangkan. Dan syarat seorang guru ialah harus mempunyai sifat yang terpuji (ora sak karepe dewe=jawa) karna murid itu lemah, dan terkadang murid murid itu susah untuk menerima pelajaran yang baru didapat nya, kalau guru mempunyai sifat yang bagus maka murid akan mengikuti sifat guru itu. Dan seorang guru dan murid yang bertaqwa itu akan bejon di dunia dan akherat, aamiiiin.
Ezzzt ada lagi nih, guru itu harus mempunyai sifat rasa kasian terhadap murid yang sedang di ajar, dan sebenar nya kasian itu dalam arti kalau murid tidak bisa, karna murid mau sekolah atau mengaji itu karna ingin sekali bisa mempelajari pelajaran itu, dan guru juga wajib mempunyai taqwa  saat mengajar kan murid suatu ilmu. Nah itu penjelasan seorang guru, dan sekarang penjelasan tentang murid :
1.       Saat di ajar murid jangan lah sekali kali mengejek guru, (ngujub=ngentai=jawa)
2.       Dan murid juga dialarang membicara kan sifat baik guru lain di depan guru kita, terkadang itu bisa membuat guru jadi sakit hati dan bisa2 menjadi malas untuk mengajar kan kita ilmju lagi, yeah pokok nya jangan sampai membuat hati  guru kita sakit atau kecewa gitu aja, karna barokah nya suatu ilmu itu karna perbuatan baik kita kepada guru kita
3.       Dan saat di ajar jangan juga ngomong sendiri bersama teman samping bangku, karna itu juga bisa membuat guru kita kecewa
4.       Jangan pernah membantah semua perkataan guru, benar salah nya jawaban guru anggap saja jawaban itu benar karna kalau murid lain tau kalau jawaban guru itu salah maka guru itu bisa malu, dan bisa2 menjadi kecewa guru itu.

Mungkin itu adalah contoh perbuatan2 fatal yang terkadang membuat ilmu kita tidak  barokah (muspro) jadi kita harus berhati hati dalam mengatur omongan atau tingkah laku agar kerja keras kita terbayar, jadi tidak sia sia gitu lah perumpamaaan nya, mungkin itu dulu yang bisa saya tulis pada kesempatan kali ini. Saya juga masih belajar, jadi kalau ada pelajaran baru yang bisa saya dapat saya akan secepat nya memposting lagi, okeh?? Hehe

Sekian dari saya,

Wassalamu alaikum wr wb

0 komentar:

Posting Komentar